
Sebagai langkah untuk mengetahui seberapa penting faktor ekonomi dan kondisi global dalam mempengaruhi industri tambang di Indonesia, Himpunan Pertambangan (HITAM) UIN Jakarta menggelar Seminar Nasional Varva 2025 yang bertema “Arah Industri Tambang Nasional: Menjawab Tantangan Ekonomi Global dan Ketidak pastian Geopolitik”, bertempat di Auditorium Harun Nasution pada Kamis (23/10).
Salsabila selaku ketua pelaksana menjelaskan, kegiatan ini mengangkat isu utama mengenai strategi ekonomi untuk menghadapi gejolak dunia yang berdampak pada tambang mineral dan batubara nasional, agar kita mengetahui seberapa penting sebenarnya faktor ekonomi dan keadaan geopolitik, baik secara nasional maupun internasional dalam mempengaruhi sektor-sektor tambang yang ada di Indonesia saat ini.
Pemilihan tema ini krusial karena seluruh rantai sektor tambang, dari hulu ke hilir, sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Panitia juga menaruh harapan besar terhadap dampak yang dihasilkan, berharap penyelenggaraan seminar ini dapat menjangkau audiens lebih luas lagi, tidak hanya mahasiswa pertambangan saja. “Semoga acara ini bisa menambah wawasan khususnya terhadap masyarakat agar bisa memahami tambang lebih dalam lagi,” harap Salsabila.

Seminar nasional ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan eksistensi dan mutu Program Studi Teknik Pertambangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang tercermin dari tingginya tingkat kepedulian dalam menghadirkan narasumber berkualitas, seperti Sekretaris Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Komisaris dan Direktur Sumber Daya PT Antam Tbk, Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association, serta Direktur Pelaksana Minevesting Group, guna menjawab berbagai pertanyaan dan isu yang berkembang di sektor pertambangan saat ini.
Seminar ini menginspirasi para peserta program studi pertambangan, karena menghadirkan salah satu tokoh yang sering muncul dalam dasar teori laporan praktikum mereka yaitu Prof. Dr. Iwandi sebagai salah satu pembicara hari ini. “Rasanya seperti suatu kehormatan bisa bertemu langsung dengan orang yang biasanya hanya kami tulis di laporan,” ujar Davi salah satu panitia.
Reporter ; Adela Naurah Nahda
Juru Kamera ; Sahna Khalisa
Koordinator Liputan; Zaskia Nizwa Hairunisa
Redaktur ; Erlina Ayu Lestari, Wulan Ramadhina
Leave a Reply