
Komunitas Kawan Ngaji menggelar Seminar Bakat “Unlock Your Strength” dengan tema “Kenali Kekuatanmu, Temukan Arahmu, Maksimalkan Potensimu” di Gerak Gerik Cafe & Bookstore, Tangerang Selatan, Minggu (4/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strength based development yang ditujukan untuk membantu peserta mengenali kekuatan dan potensi diri, sekaligus mengembangkan kemampuan team building, leadership, dan kolaborasi.
Ketua Komunitas Kawan Ngaji, Afra Andreani Tirza mengatakan seminar ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap mahasiswa dan generasi muda yang dinilai masih banyak kehilangan arah, termasuk dalam menentukan pilihan pendidikan maupun karier. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk memahami dasar-dasar dalam mengenali diri dan menentukan arah langkah kedepannya.
“Jadi dari kita melihat kekhawatiran-kekhawatiran mahasiswa hari ini, Gen Z hari ini. Jadi kita adain seminar supaya memberitahu mahasiswa, memberitahu pemuda hari ini, ini loh yang sebenarnya yang seharusnya kita lakukan sebagai mahasiswa, yang seharusnya kita lakukan sebagai pemuda untuk menentukan arah langkah kita kedepannya akan seperti apa,” ujar Afra.
Melalui program strength based development, Kawan Ngaji berharap peserta dapat menyadari pentingnya mengenali kekuatan diri dan mengelolanya secara maksimal. Afra menilai potensi yang dimiliki anak muda dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat apabila dikelola dengan baik, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat.
Pemateri Seminar Bakat “Unlock Your Strength”, Tita Kurnia, menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kekuatan yang perlu dikenali agar dapat menentukan arah pengembangan dirinya. Menurutnya, seseorang yang tidak mengenali kekuatannya dapat kehilangan gairah dalam menjalani kehidupan karena tidak mengetahui arah yang ingin dituju. “Kekuatan itu kalau tidak dikenali, dia tidak akan jadi kekuatan, padahal setiap orang punya. Ketika kita sudah tahu, kita jadi jelas mau bergeraknya ke mana, melangkahnya ke mana. Semacam kita punya peta,” katanya.
Selain pengembangan diri, kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan organisasi dan komunitas. Afra menjelaskan, pemahaman terhadap potensi dan karakter masing-masing individu diharapkan dapat membuat organisasi tidak hanya berfokus pada banyaknya program kerja, tetapi juga memberikan ruang bagi anggotanya untuk bertumbuh. Menurutnya, memahami karakter setiap individu dapat membantu anggota organisasi membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih baik. “Ketika seseorang itu memahami karakter setiap orang dalam organisasi itu justru makin memudahkan mereka untuk engage, untuk bisa solid, untuk kemudian melangkah untuk tujuan berorganisasi nya,” jelas Tita.

Rangkaian kegiatan Seminar Bakat “Unlock Your Strength” meliputi pembukaan, doa bersama, penyampaian materi, serta kegiatan pemetaan potensi melalui tes asesmen. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenali potensi dan kekuatan diri melalui materi serta pengalaman langsung.
Salah seorang peserta, Galuh Ajeng Fildzah Amalia, mengatakan dirinya tertarik mengikuti seminar karena membutuhkan arahan dalam menentukan karir dan tujuan ke depan. Ia mengaku sebelumnya masih bingung melihat potensi diri karena memiliki banyak minat dan kerap mencoba berbagai hal. “Yang membuat saya tertarik karena di usia sekarang kita membutuhkan arahan yang lebih jelas, terutama soal karier, mau ke mana, dan apa tujuan kita,” ujar Galuh.
Setelah mengikuti seminar, Galuh berencana mencari mentor serta lebih serius menggali potensi dan peluang yang dimilikinya. Ia juga menyadari bahwa proses pengembangan diri dapat dimulai dari lingkungan yang lebih dekat, termasuk pengalaman bekerja atau belajar bersama orang-orang yang lebih berpengalaman.
Reporter ; Gias Saiful Hakim
Juru Kamera; Naufal Octavia Ramadhani
Koordinator Liputan; Farid AlThaf
Redaktur; Aisyah Salsabila, Zaskia Nizwa, Raihan Al Fathir
Leave a Reply