DNK TV

Muda, Kreatif, Produktif

Sambut Mahasiswa Baru, Fdikom UIN Jakarta Gelar PBAK 2026 Berlandaskan Etika Digital dan Ekologi

Pembukaan PBAK Fdikom 2026 bertajuk “Bijak Berteknologi, Arif Berekologi, Berlandaskan Nilai-Nilai Islam” di UIN Jakarta. (DNK TV/Arrafi)

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fdikom) UIN Jakarta resmi menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 di Taman Literasi, UIN Jakarta. Mengusung tema “Bijak Berteknologi, Arif Berekologi, Berlandaskan Nilai-Nilai Islam”, kegiatan orientasi ini dirancang untuk membekali mahasiswa baru agar adaptif di era digital sekaligus memiliki kepekaan terhadap lingkungan.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fdikom UIN Jakarta, Muhammad Zidan Ramdani, menjelaskan bahwa pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membangun kesadaran berekologi di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, mahasiswa baru tidak hanya diorientasikan untuk menguasai dunia digital, tetapi juga memahami kesinambungan antara manusia dan alam.

“Kalau kita tidak bijak dalam berekologi atau dalam interaksi kita dengan alam, terlalu banyak mengeruk sumber daya yang berlebihan, maka jangan heran nantinya kalau alam juga akan berbuat jahat kepada kita, bahkan bisa membawa bencana bagi manusia itu sendiri,” ujar Zidan.

Kegiatan ini turut menghadirkan  narasumber kompeten dari lintas sektor. Di antaranya Anggota Komisi X DPR RI Karmila Sari, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Pimpinan BAZNAS RI Izal Udin Kurniawan, serta Praktisi Lingkungan Ahmad Baikhaki. Turut hadir pula Campaigner Greenpeace Indonesia Norika Maurin, Kepala Departemen WALHI Tubagus Soleh Ahmadi, dan Penggiat Media Sosial Aji Juasal Mahendra.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mendominasi isu teknologi, komposisi materi PBAK Fdikom 2026 berfokus pada isu lingkungan hidup. 

Di samping pengemasan materi, pelaksanaan PBAK tahun ini juga melatih kedisiplinan dan penyesuaian tata tertib kampus bagi mahasiswa baru. Zidan mengungkapkan tantangan terbesar panitia di lapangan adalah membentuk sikap disiplin peserta sebagai fondasi awal sebelum memasuki kehidupan perkuliahan yang sesungguhnya. 

“Karena kalau dari PBAK ini kedisiplinan itu tidak bisa terwujudkan, maka khawatir ke depannya dalam rangkaian kegiatan perkuliahan teman-teman maba ini tidak punya kedisiplinan sehingga kita khawatir kuliahnya itu tidak berjalan dengan baik,” tambahnya.

Mahasiswa baru Fdikom mendengarkan pematerian dalam rangkaian PBAK 2026 di Taman Literasi UIN Jakarta. (DNK TV/Arrafi)

Respons positif juga datang dari mahasiswa baru Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) angkatan 2026, Faisal Hamid, ia mengaku berkesan dengan momen kebersamaan selama kegiatan berlangsung. “Seru, seru banget. Karena kita bisa kenal dari teman-teman berbagai daerah, terus kita juga bisa bertukar pengalaman di antara kita. Dari organisasi ataupun perjalanan sebelum masuk kampus ini,” ungkap Faisal. 

Melalui seluruh rangkaian PBAK Fdikom 2026, ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fdikom berharap, mahasiswa baru dapat menerapkan nilai-nilai yang telah disampaikan selama kegiatan berlangsung, serta dapat menjalani proses akademik dengan baik, disiplin, serta tumbuh menjadi generasi yang bijak berteknologi dan peka terhadap kehidupan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *