DNK TV

Muda, Kreatif, Produktif

FDIKOM UIN Jakarta Gelar Konferensi Internasional AICIMIDS 2026, Bahas Otoritas, Identitas, dan Transformasi Sosial Muslim di Era Digital.

Foto bersama Rektor, Dekan FDIKOM, pakar dalam dan luar negeri, serta perwakilan Komdigi dalam pembukaan AICIMIDS 2026, Kamis (13/08). (DNK TV/Shafiya)

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta menyelenggarakan Annual International Conference on Islam, Media, and Digital Society (AICIMIDS) bertempat di Hotel Millenium Jakarta Pusat, Kamis (13/08). Konferensi internasional ini mengangkat tema “Media the Contemporary Muslim World, and Digital Network Society: Authority, identity, and Social Transformation”, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Konferensi Nasional Komunikasi Islam VI Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KNKI VI ASKOPIS). AICIMIDS digagas sebagai forum akademik tahunan yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi media, mahasiswa, pengambil kebijakan, hingga komunitas internasional untuk mendiskusikan isu-isu strategis seputar Islam, media, dan masyarakat digital.  

konferensi ini dihadiri oleh 130 partisipan dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maupun perguruan tinggi swasta se-Indonesia. Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Dekan Fdikom bersama Program Studi Ilmu Komunikasi yang berhasil menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam penyelenggaraan konferensi ini. 

“Forum semacam ini penting sebagai bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam memperkuat literasi media, komunikasi, dan digital di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ajang diseminasi pengetahuan dalam konteks global. Ini juga konferensi yang akan dilakukan setiap tahun,” ujar Asep Saepudin. 

Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta, Gun Gun Heriyanto, Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik UIN Jakarta, menjelaskan bahwa tema besar tahun ini sengaja menyoroti dinamika digital network society yang menurutnya sudah menjadi keniscayaan saat ini, sehingga dibutuhkan kolaborasi antara akademisi, jurnalis, dan para pengguna aktif platform digital untuk membangun narasi positif dan literasi digital yang lebih baik.

Dekan FDIKOM Gun Gun Heriyanto menjawab pertanyaan awak media dalam sesi doorstop usai pembukaan AICIMIDS 2026 di Hotel Millenium Jakarta Pusat, Kamis (13/08).  (DNK TV/Shafiya)

“Melalui tema otoritas, identitas, dan transformasi sosial, kami ingin AICIMIDS 2026 menjadi ruang temu gagasan lintas negara untuk merumuskan cara pandang baru tentang relasi Islam, media, dan masyarakat jaringan digital, sekaligus mendorong publikasi ilmiah bereputasi internasional dari para peneliti muda kita,” jelas Gun Gun.

Ia menambahkan, kolaborasi dari konferensi ini tidak berhenti pada forum tahunan semata, melainkan akan berlanjut dalam bentuk riset kolaboratif antar-kampus, kerja sama publikasi jurnal, hingga tindak lanjut kelembagaan melalui ASKOPIS untuk memperkuat tradisi narasi di ruang digital.

Dari sisi akademik, menurut Gun Gun, AICIMIDS menjadi salah satu ikhtiar Fdikom untuk terus mendorong kualitas riset dan publikasi ilmiah sivitas akademika, sekaligus memperkuat posisi UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul dan profesional. Konferensi ini juga diharapkan menjadi legacy akademik Fdikom sekaligus forum internasional yang berkelanjutan setiap tahunnya. 

“Melalui lokakarya standardisasi mutu pendidikan dan workshop penulisan jurnal bereputasi internasional yang menyertai konferensi ini, kami berharap dosen dan mahasiswa semakin terbiasa menghasilkan karya ilmiah yang dapat bersaing di level global, tanpa kehilangan akar keilmuan keislaman,” ujar Gun Gun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *